Cara Mengatasi Getting Windows Ready, don’t turn off your Computer

Getting windows ready, don’t turn off your computer – Pengguna windows tentu sudah asing dengan pesan tersebut. Windows memang merupakan sistem operasi komputer yang paling banyak digunakan di seluruh dunia.

Bukan tanpa alasan banyak orang yang lebih memilih menggnakan windows dibandingkan dengan sistem operasi yang lain. Selain mudah digunakan, sistem operasi besutan Microsoft ini memang memiliki ekosistem yang baik.

Meskipun demikian, bukan berarti kalau Windows tidak mempunyai kelemahan/kekurangan. Kamu para pengguna Windows pasti pernah mengalami permasalahan seperti booting yang sering terjadi saat menyalakan PC/laptop.

Sebenarnya terdapat beberapa jenis permasalahan booting yang dialami oleh pengguna Windows, salah satunya yaitu proses Getting Windows Ready terlalu lama atau mengalami stuck.

Biasanya, munculnya keterangan Getting Windows Ready, don’t turn off your computer ini terjadi pada saat kamu me-restart PC/laptop kamu setelah memperbarui Windows.

Penyebab Getting windows ready, don’t turn off your computer Stuck / Macet

Sebagai pengguna Windows sebaiknya juga bagaimana cara merawatnya agar bisa tetap awet dan bisa digunakan secara baik. Perawatan dan penggunaan pada perangkat juga perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan masalah pada sistem windows di kemudian hari.

Salah satu masalah yang sering terjadi pada windows, terutama windows 10 adalah stuck dan macet dan muncul notifikasi pada layer “Getting windows ready, don’t turn off your computer”. Ini biasanya terjadi pada saat pertama kali menyalakan laptop atau komputer, yaitu pada saat proses booting.

Jika proses booting tidak mengalami kendala maka akan langsung masuk ke halaman desktop windows, namun apabila terjadi error biasanya akan muncul peringatan tersebut.

Ada banyak penyebab dan faktor yang membuat proses booting stuck, berikut ini adalah penyebab Getting windows ready, don’t turn off your computer stuck atau macet :

Kesalahan Proses Instalasi

Biasanya ini terjadi pada pengguna windows bajakan. Menginstal windows bajakan hasil download di internet memang sangat beresiko, kita tidak pernah tahu apakah file instalasi windows tersebut sudah di modifikasi atau tidak yang dapat menyebabkan erro pada saat instalasi.

Tak hanya itu, kesalahan step by step pada saat instalasi juga bisa menjadi penyebab error. Atau ada salah satu file instalasi yang corrupt namun tetap dipaksakan di install.

Kesalahan dalam konfigurasi BIOS

Ketika pertama kali akan menginstal Windows, biasanya kita diharuskan untuk mensetting BIOS terlebih dahulu. Bagi Sebagian orang tentu tidak terlalu familiar dengan settingan ini, namun sebenarnya BIOS sangat vital di sistem.

Banyak pemula atau orang awam yang salah dalam melakukan konfigurasi settingan bios, ini bisa menjadi penyebab utama windows menjadi stuck.

Kesalahan Pemakaian

Biasanya kesalahan pemakaian dari pengguna adalah penyebab terbesar windows mengalami Getting windows ready, don’t turn off your computer dan stuck. Banyak user laptop atau komputer mematikan perangkat dengan cara dipaksa tanpa melakukan Shut down.

Hal ini bisa mengakibatkan perangkat yang bergerak seperti hardisk yang didalamya memiliki piringan – piringan bergerak menjadi rusak dan kemudian menyebabkan windows gagal booting pada saat dinyalakan.

Gagal Update Windows

Windows selalu memberikan update secara berkala untuk memastikan sistemnya selalu aman. Pada settingan default, sistem akan melakukan update otomatis. Koneksi internet yang stabil juga menjadi faktor keberhasilan pada saat update.

Apabila pada saat proses penginstalan update windows terjadi interrupt seperti laptop atau komputer mati tiba – tiba, maka akan menyebabkan sistem error.

Jenis Error Saat Getting Windows Ready

Setiap pengguna Windows, pastinya mereka mempunyai masalah error dan respons sistem yang berbeda-beda. Jadi, penyebab dan cara mengatasinya juga sudah pasti berbeda tergantung dari kondisi yang dialaminya. Secara umum, berikut adalah beberapa masalah dengan keterangan Getting Windows Ready yang sering terjadi.

  1. Muncul Setelah Restart

Kemungkinan besar, masalah Getting Windows Ready terjadi karena pembaruan yang tidak lengkap. Sehingga tidak heran jika keterangan tersebut muncul, karena Windows sedang menyelesaikan instalasinya setiap kali kamu me-restart perangkat.

  1. Tampil Saat Update Windows

Munculnya keterangan tersebut juga bisa disebabkan karena kamu baru saja menjalankan pembaruan Windows. Hal ini biasanya akan memakan waktu cukup lama, yakni sekitar 1 jam lebih.

  1. Mengalami Stuck Sehabis Update

Selain penyebab diatas, adapun penyebab lain yaitu karena adanya proses instalasi pembaruan Windows/program yang tidak selesai. Biasanya, kondisi ini terjadi saat koneksi Internet kamu sedang bermasalah ketika proses instalasi sedang berlangsung.

Cara Mengatasi Getting Windows Ready, don’t turn off your computer Stuck / Lama

Jika sudah mengetahui beberapa penyebab dari masalah proses Getting Windows Ready, maka selanjutnya kamu harus mngetahui cara untuk mengatasinya. Terdapat beberapa tips dan solusi yang bisa kamu coba saat mengalami masalah proses Getting Windows Ready yang stuck/lama. Silahkan kamu ikuti langkah-langkah berikut agar mendapat hasil yang maksimal.

  1. Menunggu Proses Hingga Selesai

Seperti yang disebutkan diatas tadi, bahwa munculnya masalah ini adalah proses dimana Windows sedang melakukan proses download, instalasi, atau mungkin modifikasi file sistem. Proses ini umumnya membutuhkan waktu yang cukup lama, yakni sekitar 2-3 jam. Karena, kita sendiri juga tidak tahu besar file yang akan diinstalasi. Jadi agar lebih mudah dana man kamu hanya perlu menunggu saja sampai prosesnya selesai.

Tak hanya itu saja, ada juga faktor lain yang perlu kamu ketahui bahwa proses instalasi yang lama juga tergantung dari spesifikasi laptop atau komputer yang kamu gunakan. Jadi jika perangkat kamu berspesifikasi tinggi, maka tingkat kecepatan saat memproses datanya juga berbeda dengan perangkat yang berspesifikasi standar. Selain itu kamu juga harus memastikan bahwa provider yang kamu gunakan sedang tidak bermasalah.

  1. Mematikan Komputer Secara Paksa

Jika kamu sudah menunggu selama 2-3 jam tetapi masih tidak ada perubahan sama sekali pada perangkat kamu. Maka kamu bisa coba mematikan perangkat kamu secara paksa. Karena, jika halaman tersebut stuck atau macet, maka sistem pun tidak dapat masuk ke Windows. Jika kamu berfikir cara yang satu ini sangat berisiko, maka kamu tidak perlu khawatir.

Karena pada dasarnya saat kamu mematikan perangkat, maka semua proses yang berjalan secara otomatis akan direset ulang. Sehingga kamu pun tidak perlu khawatir jika terjadi kesalahan pada sistem Windows. Agar lebih jelas, kamu bisa mengikuti cara dibawah ini.

  • Pertama-tama kamu matikan kembali PC/laptop dengan cara menekan tombol Power hingga 10 detik.
  • Jika kamu menggunakan laptop, maka kamu lepaskan baterai.
  • Jika menggunakan komputer, maka kamu bisa cabut kabel Power.
  • Selanjutnya kamu putuskan koneksi internet (Cabut ethernet atau matikan Wi-Fi)
  • Setelah itu, silahkan pasang kembali baterai / tancapkan kabel Power.
  • Jika sudah, kamu tinggal nyalakan ulang perangkat.
  1. Jalankan Perintah System File Checker

Salah satu penyebab munculnya masalah Getting Windows Ready yaitu karena file sistem Windows yang korup. Hal ini bisa saja terjadi saat terdapat kesalahan saat melakukan instalasi Windows. Jika demikian, maka kamu bisa coba jalankan System File Checker yang disertai dengan DISM Tool terlebih dahulu. Dengan kedua perintah ini, maka kerusakan apapun yang ada pada perangkat akan terdeteksi dan diperbaiki secara otomatis.

Tetapi sebelum melakukannya, kamu harus memperhatikan dua poin penting. Jika kamu menggunakan Windows 10/8, maka disarankan untuk menjalankan perintah DISM Tool terlebih dahulu. Untuk caranya sebagai berikut.

Gunakan DISM Tool Dahulu

DISM /Online /Cleanup-image /Restorehealth

 

  • Pertama-tama, silahkan kamu buka jendela Command Prompt seperti cara sebelumnya.
  • Setelah itu, ketikkan perintah di atas lalu tekan Enter.
  • Jika sudah, tunggu saja prosesnya beberapa saat.

Menjalankan SFC Windows

sfc /scannow
  • Setelah menjalankan perintah DISM Tool, silahkan ketik perintah SFC diatas lalu tekan Enter.
  • Kemudian kamu tunggu sampai prosesnya mencapai 100%.
  1. Gunakan Safe Mode Windows

Safe mode adalah fitur yang telah disediakan Microsoft untuk para pengguna Windows dengan berbagai tujuan. Salah satunya yaitu untuk memeriksa dan memperbaiki kerusakan pada sistem Windows, menghapus virus, memeriksa kerusakan driver dan sejenisnya. Terdapat dua metode agar perangkat kamu bisa masuk kembali pada sistem Windows melalui Safe Mode, yakni sebagai berikut.

Menghapus File Instalasi Windows Update

  • Pertama-tama kamu siapkan Flashdisk yang sudah ter-bootable atau CD instalasi Windows.
  • Setelah itu, pada halaman “Windows Setup” kamu pilih Bahasa lalu klik Next dan pilih Opsi Repair your computer.
  • Kemudian kamu klik Troubleshoot lalu Advanced options dan pilihlah Startup Settings.
  • Selanjutnya kamu klik Restart lalu tekan F5/Fn + F5 dan tunggulah prosesnya beberapa saat.
  • Setelah masuk dalam Safe Mode, maka kamu bisa klik ikon Start menu dan pilih Settings lalu Update & Security.
  • Jika sudah, klik View update history lalu Uninstall updates.
  • Terakhir, pilihlah pembaruan yang ingin dihapus, lalu klik Uninstall.

Catatan: Jika kamu mengalami pembaruan tidak dapat dihapus, itu berarti pembaruan tersebut bersifat wajib dan tidak dapat di uninstall.

Setelah mencoba metode diatas tetapi masih tidak berhasil, maka kamu bisa menghapus instalasi Windows Update secara manual. Akan tetapi, terdapat dua point penting yang harus kamu pertimbangkan jika kamu ingin menghapus secara manual.

  • Yang pertama, nantinya kamu akan kehilangan seluruh histori update perangkat.
  • Yang kedua, ketika kamu menjalankan Windows Update kembali, maka aklian membutuhkan waktu yang relatif lebih lama untuk proses pembaruan Windows dibanding sebelumnya. Karena, sistem akan diperbarui ulang pada folder yang sudah kamu hapus sebelumnya.

Tapi jika kamu masih tetap ingin mencobanya, maka kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut.

  • Pertama-tama silahkan restart komputer kemudian masuk ke dalam Safe Mode.
  • Setelah itu kamu buka File Explorer lalu akses Drive C lalu Windows.
  • Jika sudah, cari dan hapuslah folder SoftwareDistribution.
  • Selanjutnya kamu restart kembali perangkat dan jalankan Windows Update.
  • Terakhir, tunggulah saja proses pembaruan yang sedang berlangsung.

Uninstall Aplikasi Bermasalah

  • Pertama, silahkan kamu klik Start menu pada Taskbar Windows dan klik Settings lalu Apps.
  • Selanjutnya pilih tab App & features lalu cari dan klik aplikasi yang ingin kamu hapus.
  • Jika sudah, klik saja Uninstall lalu klik Uninstall kembali untuk konfirmasi Uninstal aplikasi.
  • Silahkan ikuti instruksi yang diberikan sistem hingga selesai.

Jika sudah selesai menghapus, maka kamu harus membersihkan file cache dan registry Windows terlebih dahulu. jadi, sebelum kamu menginstall kembali suatu aplikasi, disarankan untuk melakukan restart PC/laptop terlebih dahulu.

  1. Gunakan System Restore

Setelah menggunakan cara sebelumnya tapi masih saja belum berhasil, maka kamu bisa coba memanfaatkan fitur System Restore yang ada pada Windows. Fitur ini sendiri berfungsi untuk mengembalikan kondisi perangkat di waktu yang sebelumnya telah ditentukan.

Itu artinya perangkat kamu akan dimuat ulang sebelum nantinya terjadi suatu kejadian yang tidak diinginkan pada perangkat kamu. Tapi sayangnya, kamu harus mempunyai restore poin terlebih dahulu agar bisa menggunakan fitur ini. Jika sebelumnya kamu belum mempunyai restore poin, maka kamu bisa melewati metode ini dan lanjut ke metode yang selanjutnya.

  • Tepat pada halaman Advanced options silahkan kamu pilih opsi System Restore.
  • Kemudian tunggulah beberapa saat hingga sistem berhasil memuat semua restore poin yang ada pada perangkat.
  • Setelah itu kamu klik Restore Point yang ingin kamu gunakan lalu klik Next.
  • Jika sudah, kamu tinggal ikuti instruksi yang diberikan lalu lakukan restart.
  1. Jalankan Startup Repair

Selain memanfaatkan System Restore, kamu juga bisa menggunakan fitur Startup Repair untuk memperbaiki beberapa permasalahan yang terjadi pada sistem Windows. Karena, pada dasarnya Startup Repair ini berfungsi untuk mencari file-file yang telah rusak dan secara otomatis akan memperbaikinya. Untuk langkah-langkahnya sebagai berikut.

  • Pertama, silahkan masuk ke dalam Advanced Options seperti diatas lalu pilihlah Startup Repair.
  • Setelah itu, kamu tunggu proses sistem melakukan pemindaian dan perbaikan beberapa saat.
  • Jika sudah, silahkan ikuti instruksi yang diberikan, kemudian restart.
  1. Lakukan Upgrade Hardware

Solusi terakhir yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi masalah ini yaitu dengan melakukan upgrade hardware. Karena, lamanya proses Getting Windows Ready itu tergantung juga pada spesifikasi perangkat yang kamu gunakan. Jadi, jika kamu menggunakan perangkat yang berspesifikasi sangat minimum, maka tidak dapat dipungkiri lagi jika proses instalasi sistem akan berjalan dengan lambat atau bahkan stuck/macet.

Misalnya jika kamu mempunyai kapasitas RAM 4GB saja, maka sebaiknya kamu tingkatkan RAM hingga 8 GB. Selanjutnya kamu bisa mengganti penyimpanan Hard Disk ke SSD. Ini karena, dengan kedua komponen tersebut maka bisa mempercepat kinerja sistem ketika membaca data. Tapi sayangnya, kamu harus mengeluarkan biaya yang relatif mahal untuk mendapatkan komponen tersebut.

Akhir Kata

Demikianlah informasi tentang Cara Mengatasi Getting Windows Ready. Semoga informasi diatas dapat membantu.