Statement Perdana Mojtaba Khamenei: Bicara Balas Dendam, Tutup Selat Hormuz

Pemimpin tertinggi Iran yang baru saja dilantik, Mojtaba Khamenei baru saja memberikan statement perdananya. Dilansir AFP, ia menyampaikan sejumlah pernyataan tersebut lewat televisi pemerintah Iran.

Advertisements

Salah satu pernyataan yang cukup penting adalah bagaimana ia meyakinkan bahwa ia bersiap melampiaskan dendam kepada para penyerang, yakni Israel-Amerika Serikat.

“Pembalasan dendam telah berhasil secara terbatas, dan telah mencapai hasilnya. Tapi sampai itu terwujud penuh, ini akan jadi prioritas kami,” kata Khamenei, dilansir AFP.

“Kita akan mencari kompensasi dari musuh kita, dan jika mereka menolak, kita akan mengambil aset-aset mereka sejauh yang kita inginkan, dan jika itu pun tak tercapai, kita akan menghancurkan aset mereka, secara setara,” ucap Khamenei.

Tak lupa, Khamenei juga menyatakan tentang keunggulan mereka akibat menutup Selat Hormuz.

Advertisements

“Keunggulan kita menutup selat Hormuz harus terus dilakukan,” ucapnya.

Tak lupa, ia juga merasa tanggung jawab besar yang ia pikul sebagai pemimpin tertinggi Iran. Sesuatu yang telah dijabat oleh dua petingginya di masa lalu.

“Ini bukan perkara mudah bagi saya, untuk duduk di posisi pemimpin besar, Imam Besar Khomeini dan Martir Imam Ali Khamenei,” ucap Khamenei.

Ancaman Kepada Negara Tetangga yang Sediakan Markas untuk AS

Khamenei juga menyebut, mereka berbatasan dengan 15 negara sekitar. Iran, selalu menjaga hubungan hangat dengan para tetangganya selama ini.

Tapi, ia juga menyinggung, di negara-negara ini terdapat sejumlah pangkalan AS dan alasan AS membuat pangkalan di sekitar atas alasan menjaga perdamaian adalah kebohongan belaka.

“Klaim menjaga perdamaian dan keamanan oleh AS tak lebih dari kebohongan,” kata Khamenei.

“Negara-negara ini harus memutuskan sikap mereka, dan mempertimbangkan sikap terhadap mereka yang menginvasi tanah air kami dan orang-orang kami,” ucap Khamenei.

Advertisements