Soekarno Run 2026: Didampingi cucu Megawati, Hasto tinjau hasil produk kreatif

jpnn.com – JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengunjungi sejumlah stan yang meramaikan ajang Soekarno Run 2026 di Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (15/2).

Advertisements

Sebelum mengunjungi stan, Hasto baru saja menyelesaikan lari 10k dengan catatan waktu 1 jam 29 menit.

Catatan ini menambah daftar capaian Hasto dalam ajang lari 10k di berbagai lomba.

Sebelumnya, Hasto mencetak rekor personal terbaik di Borobudur Marathon 2025 dengan catatan waktu 1 jam 21 menit. 

Gubernur Pramono Melepas 10.000 Peserta Soekarno Run 2026

Advertisements

Mantan anggota DPR RI itu juga pernah mencatatkan waktu 1 jam 34 menit pada Victoria Run 2024 dan 1 jam 36 menit di Semarang 10k 2023.

Setelah menyelesaikan lari, Hasto kemudian menyambangi berbagai stan, termasuk Balai Kreasi MPP milik Media Pintar Perjuangan, serta Festival Mustika Rasa di kawasan Parkir Timur Senayan.

Hasto dalam kunjungan itu didampingi Diah Safira Octaliakasih, putri Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Digital DPP PDIP M. Prananda Prabowo.

Adapun, Prananda ialah putra dari Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri dan cucu Proklamator Kemerdekaan RI Soekarno atau Bung Karno. 

Megawati Soekarnoputri Terima Gelar Doktor HC di Riyadh, Terharu Saat Berpidato

Perhatian Hasto dan Diah Safira tertuju pada boneka maskot PDIP Barata atau Banteng Rakyat Tangguh hasil desain kalangan milenial dan Gen Z.

Selain itu, perhatian keduanya tertuju ke koleksi fashion bertema Bung Karno dan kerajinan tangan lokal seperti anyaman rotan.

Soekarno Run 2026 juga menghadirkan Festival Mustika Rasa yang melibatkan puluhan UMKM kuliner terkurasi. 

Soekarno Run 2026 Resmi Luncurkan Jersey dan Medali di GBK, Targetkan 10 Ribu Pelari

Nama festival ini merujuk pada buku legendaris Mustika Rasa yang disusun pada era Bung Karno untuk menghimpun kekayaan rasa Nusantara. 

Ketua Panitia Soekarno Run Runniversary 2026 Muhammad Syaeful Mujab mengatakan pelibatan UMKM kuliner dan kreatif menjadi strategi pemberdayaan ekonomi nasional.

“Kami ingin Soekarno Run memberikan dampak nyata,” katanya di Senayan.

Dengan melibatkan UMKM, dia memastikan bahwa perputaran ekonomi terjadi langsung di akar rumput.

“Inilah bentuk gotong royong modern, olahraga menggerakkan, UMKM bertumbuh,” ungkapnya. (ast/jpnn)

Advertisements