IHSG ditutup melemah 0,92 persen, bursa Asia mayoritas memerah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi perdagangan Kamis (11/12) dalam kondisi yang kurang menggembirakan, menunjukkan pelemahan signifikan. IHSG tergelincir ke level 8.620,481, terkoreksi 80,443 poin atau setara 0,92 persen.

Advertisements

Pergerakan pasar modal Indonesia pada hari itu didominasi oleh sentimen negatif. Terlihat bahwa sebanyak 500 saham terpantau melemah, jauh melampaui jumlah saham yang berhasil menguat, yakni 201. Sementara itu, 98 saham lainnya memilih untuk stagnan, tidak mengalami perubahan harga yang berarti.

Meskipun demikian, aktivitas perdagangan tetap berjalan dengan intensitas tinggi. Total frekuensi transaksi mencapai 3.582.214 kali, membukukan volume perdagangan yang masif sebanyak 69,170 miliar saham. Nilai transaksi pun mencatatkan angka fantastis sebesar 33,825 triliun rupiah. Adapun kapitalisasi pasar bursa saham Indonesia tercatat pada level 15.855,616 triliun rupiah.

Dari jajaran top losers, beberapa saham menjadi sorotan utama karena mengalami koreksi harga yang tajam. Saham Lotte Chemical Titan (FPNI) memimpin daftar pelemahan, anjlok 190 poin atau 14,96 persen, sehingga ditutup pada harga 1.080. Menyusul di belakangnya adalah Mora Telematika (MORA) yang merosot tajam 2.100 poin (14,95 persen) dan mengakhiri perdagangan di level 11.950. Sementara itu, Kobexindo Tractors (KOBX) juga tidak luput dari tekanan, terkoreksi 32 poin (13,33 persen) ke posisi 208.

Pelemahan ini turut merambah ke saham-saham lainnya seperti Dharma Satya Nusantara (DSNG) yang tergelincir 175 poin (11,25 persen) dan ditutup pada 1.380. Begitu pula dengan PP London Sumatra Indonesia (LSIP) yang juga terkoreksi 140 poin (11,16 persen), mengakhiri sesi perdagangan di level 1.115.

Advertisements

Gambaran serupa turut terlihat di sejumlah pasar regional, dengan dinamika yang bervariasi. Berikut kondisi bursa saham Asia sore ini:

Indeks Nikkei 225 di Jepang terpantau melemah 454,000 poin atau 0,90 persen, ditutup pada 50.148,800.

Indeks Hang Seng di Hong Kong juga bergerak lesu, turun 10,269 poin atau 0,04 persen, mencapai 25.530,509.

Di China, Indeks Shanghai Composite tidak luput dari tekanan, terkoreksi 27,179 poin atau 0,70 persen, menetap di 3.873,320.

Satu-satunya yang menunjukkan penguatan adalah Indeks Straits Times di Singapura, yang naik 14,350 poin atau 0,32 persen, bertengger di level 4.526,250.

Ringkasan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah signifikan 0,92 persen ke level 8.620,481 pada perdagangan Kamis (11/12). Sentimen negatif mendominasi pasar, terlihat dari 500 saham yang melemah dibandingkan 201 saham yang menguat. Aktivitas perdagangan tetap tinggi dengan nilai transaksi mencapai 33,825 triliun rupiah. Saham seperti Lotte Chemical Titan (FPNI) dan Mora Telematika (MORA) termasuk di antara yang mengalami koreksi harga tajam.

Kondisi pelemahan ini juga terlihat di mayoritas bursa saham Asia. Indeks Nikkei 225, Hang Seng, dan Shanghai Composite terpantau melemah pada sore hari itu. Hanya Indeks Straits Times di Singapura yang berhasil menunjukkan penguatan, bertengger di level 4.526,250. Ini menandakan tren penurunan pasar yang meluas di kawasan tersebut.

Advertisements