Ahmad Dhani Reveals Secret Agreement Amid Maia Estianty Infidelity Allegations

Ahmad Dhani kembali mengejutkan publik dengan membongkar dokumen lama terkait perceraiannya dengan Maia Estianty yang terjadi hampir 20 tahun lalu.

Advertisements

Kepada kumparan, Dhani menunjukkan surat yang ia klaim sebagai bukti perselingkuhan mantan istrinya tersebut, yang selama ini ia simpan rapat-rapat.

Dalam dokumen itu, ada dua poin permasalahan rumah tangga mereka saat itu. Pertama adalah konflik yang terjadi terus menerus, saling marah satu sama lain. Kedua, disebutkan bahwa Maia mengakui terjadi perselingkuhan sejak September hingga November 2006 dengan pria idaman lain.

Sebagai solusi, terdapat beberapa poin perjanjian antara Dhani dan Maia. Salah satunya bahwa apabila terjadi lagi isu orang ketiga, maka akan ada perceraian.

Surat perjanjian tersebut tertera tanda tangan Ahmad Dhani di sisi kiri, dan Maia Estianty di sisi kanan, dengan tinta basah.

Advertisements

Dhani menjelaskan, secara agama, ia telah menceraikan Maia sejak akhir tahun 2006. Alasan utama di balik keputusan tersebut adalah adanya pihak ketiga.

“Secara agama, saya itu yang menceraikan Maia. Bulan Desember tahun 2006. Jadi karena Maia selingkuh, saya ceraikan dia,” ungkap Dhani di Java Rock Kemang, Selasa (5/5).

“Kenapa ini baru diungkap setelah 20 tahun, karena waktu itu saya enggak mau Al El Dul kecil di sekolahnya diketahui bahwa ibunya dicerai gara-gara selingkuh,” lanjut Dhani.

Ia menegaskan bahwa anak-anaknya sudah mengetahui sebagian besar dari bukti-bukti tersebut, sehingga ia tidak merasa terbebani lagi untuk mengungkapnya ke publik.

“Bukti ABC ini (dokumen perjanjian) Al El Dul belum tahu. Tapi yang D E F G sampai Z, Al El Dul sudah tahu. Makanya saya cuek aja hari ini, cuek aja karena Al El Dul sudah tahu,” tegas suami Mulan Jameela ini.

Soal Hak Asuh Anak

Dhani juga mengungkit kembali proses hukum di Mahkamah Agung yang memenangkan dirinya secara tersirat, terutama soal hak asuh anak. Ia menilai hakim saat itu sangat bijaksana dengan menunda putusan PK hingga anak-anaknya bisa memilih sendiri.

“Hakim Mahkamah Agung ini bijaksana. Mereka tahu bahwa yang salah ini Bunda-nya. Jadi PK-nya ini memang dilambatin sampai usia Dul sudah bebas memilih,” tutur Dhani.

Menurut Dhani, keputusannya mengungkap hal ini adalah bentuk pembelaan diri karena merasa namanya terus disudutkan oleh opini publik selama bertahun-tahun.

“Bahkan Maia sudah menikah selama 10 tahun bersama Irwan Mussry kok masih ungkit-ungkit masa lalu gitu lho. Makanya saya kesal,” tutup Dhani.

Advertisements