Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dimakamkan di TMP Cikutra Bandung 5 April

Jenazah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian di Lebanon, diperkirakan tiba di rumah duka pada Sabtu (4/4) malam.

Advertisements

Rumah duka berada di Jl. Kol. Masturi Kp. Cikendal No. 41 RT 01 RW 04, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara. Setibanya di Indonesia, jenazah akan terlebih dahulu mendarat di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, sebelum dibawa ke kediaman keluarga untuk disemayamkan.

“Nanti malam jenazah datang di Husein jam 21.00 WIB, dilanjutkan disemayamkan di rumah duka di Cimahi,” kata Kapendam III/Siliwangi, Kolonel Inf. Mahmuddin Abdillah saat dikonfirmasi pada Sabtu (4/4).

Rencananya, prosesi pemakaman akan dilaksanakan pada Minggu (5/4) pagi di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Bandung, dengan upacara militer sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum.

“Hari Minggu pagi jam 8 dimakamkan di Cikutra,” tambah Abdillah.

Advertisements

Kepergian Kapten Zulmi Aditya Iskandar menjadi duka mendalam bagi keluarga, institusi TNI, dan masyarakat.

Total 3 Prajurit Gugur

Jumlah pasukan penjaga perdamaian Indonesia yang gugur akibat serangan Israel di Lebanon bertambah menjadi tiga orang.

Insiden terjadi di dua lokasi berbeda. Peristiwa pertama terjadi di area UNIFIL di Adchit Al Qusayr pada Minggu (29/3), yang menewaskan Prajurit Kepala (Praka) Farizal Rhomadhon serta melukai dua prajurit lainnya.

Insiden kedua terjadi di dekat Bani Hayyan pada Senin (30/3). Dalam peristiwa ini, dua pasukan perdamaian RI, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan, gugur.

Advertisements