Usman Hamid soal Kabais mundur: Dari awal memang harus dimintai tanggung jawab

Direktur Eksekutif Amnesty International, Usman Hamid, berkomentar terkait penyerahan jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI, Letjen Yudi Abrimantyo, sebagai pertanggungjawaban atas kasus penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Advertisements

Usman menilai, hal memang selayaknya Kabais mundur.

“Sedari awal memang Kabais harus dimintai tanggung jawab. Sebab dugaan awal yang berkembang memang mustahil jika pelakunya hanya sebatas beberapa orang pelaku lapangan,” kata Usman, lewat keterangannya, Rabu (25/3).

Tapi, bagi Usman, perlu ada langkah yang lebih berani dan terbuka. Dalam rangka membuka kasus seterangnya.

“Meskipun terlambat, maka sebaiknya seluruh pejabat strategis yang tersangkut harus dinonaktifkan, termasuk Wakabais dan Direktur direktorat yang tersangkut,” kata Usman.

Advertisements

Terakhir, Usman masih teguh pada penilaiannya. Bahwa, kasus ini harusnya diadili lewat peradilan umum.

“Serahkan mereka kepada proses hukum yang ditangani kepolisian,” tutup Usman.

Sebelumnya, Mabes TNI membenarkan terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie merupakan anggota Bais. Mereka berjumlah empat orang yang berasal dari TNI AU dan AL. Mereka adalah Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES.

Andrie disiram saat melintas di Salemba, Jakarta Pusat dengan sepeda motornya, Kamis (12/3). Tiba-tiba, dua orang berboncengan menyiram air keras ke Andrie di malam itu.

Akibatnya, Andrie mengalami luka bakar 24 persen di sekujur tubuhnya dengan kerusakan paling parah di mata kanan.

Kabais TNI Serahkan Jabatan

Mundurnya Yudi, disampaikan oleh Kapuspen TNI Mayjen Aulia Nasrullah saat ditanyai perkembangan penyidikan kasus penyiraman air keras Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

“Jadi kami perlu sampaikan di sini, sebagai bentuk pertanggungjawaban, hari ini telah dilaksanakan penyerahan jabatan Kabais,” ucap Aulia di Mabes TNI, Jakarta Timur, Rabu (25/3).

Aulia tak membeberkan lebih jauh terkait penyerahan jabatan ini, termasuk soal pengganti Yudi. Ia hanya menjawab singkat saat dikonfirmasi ulang.

“Terima kasih,” kata Aulia.

Advertisements