5 Hero Marksman Paling Lambat saat Farming di Early Game

5 Hero Marksman Paling Lambat saat Farming di Early Game

Bertani adalah bisnis kaya raya seperti membunuh antek, monster hutan, dan kura-kura. Jika hero lambat dalam farming, maka posisi gold akan tertinggal, tidak terkena damage, dan bisa mengalami kekalahan. Faktanya, tidak semua hero di Mobile Legends memiliki skill farming yang cepat.

Pada role penembak jitu ini misalnya, ada lima hero yang sangat lambat saat farming di awal permainan. Kekurangan ini juga membuat mereka jarang ditugaskan sebagai hero core. Penasaran tentang sesuatu? Yuk cek di bawah ini.

1. Wanwan

Wanwan merupakan hero yang sangat mematikan, hero ini sangat lincah dan mampu meng-counter hero fighter yang memiliki umur panjang. Benar, namun sayangnya hal ini hanya terjadi saat game sudah memasuki late game. Karena saat Wanwan begitu lemah di awal permainan, hero ini membutuhkan waktu yang lama untuk membunuh Minion dan Monster Jungle.

Hal ini dikarenakan tidak ada fitur khusus pada basic attack Wanwan. Dari empat kemampuan yang dimiliki pahlawan ini, tidak ada yang memberikan kerusakan nyata dan efek kritis pada serangan dasarnya. Wanwan harus mengantongi item equipment terlebih dahulu, lalu damagenya besar. Anda harus bersabar saat memainkannya.

2. Hanabi

Sama seperti hero Wanwan, Hanabi sangat lambat di awal permainan karena tidak ada ciri khusus dalam basic attack-nya. Meski begitu, Hanabi masih lebih baik atau lebih cepat saat farming dibandingkan hero Wanwan. Hal ini karena satu-satunya kemampuan Hanabi adalah (Ninjutsu: Petal Barrage) kemampuan ini mencerminkan basic attack Hanabi ke dua target terdekat, memberikan Hanabi efek life-stealing sebesar 8%.

Berbeda dengan di game awal, persentase pembayaran menjadi 99% jika Hanabi sudah memiliki semua item yang dibutuhkan untuk bertarung. Hanabi begitu kewalahan sehingga hero ini bisa dengan cepat membunuh hero lawan, membunuh Lord, atau melakukan split push. Kamu harus mencoba!

3. Claudio

Claude juga memiliki nasib yang sama, kamu harus sangat sabar saat menggunakan hero ini. Claude sangat mengandalkan item attack seperti pedang demon hunter untuk melakukan farming, tanpa item tersebut kalian harus bermain dengan lebih sabar dan tidak bisa memainkan bar. Tampaknya aturan ini dirancang oleh Moonton, pahlawan awal permainan yang lemah akan menjadi permainan akhir yang kuat.

Claude juga demikian, hero ini tidak terkalahkan saat game sudah memasuki late game. Meski farming-nya tergolong lambat, Claude kerap dijadikan sebagai hero utama tim. Hal ini bisa terjadi karena Claude merupakan hero yang gesit dan memiliki burst damage late game yang besar, sehingga memudahkan untuk membunuh lawan dan memenangkan permainan. Cobalah!

4. Irithel

Hero keempat adalah Irithel, tidak hanya lambat saat farming di awal permainan, Irithel juga merupakan hero marksman yang paling kurang diminati di season 20. Yang membuat Irithel lambat farming di awal permainan adalah kemampuan pasifnya (Jungle Heart) skill ini menembak tiga panah pada setiap serangan dasar, setiap panah hanya memberikan 40% kerusakan fisik dan hanya panah pertama yang memberikan efek kemampuan pasif dari peralatan yang digunakan. Kemampuan ini sebenarnya berbahaya, membuat Irithel sangat bergantung pada item gear untuk memberikan damage yang besar.

Irithel harus bermain sabar di awal permainan, untuk menghindari terbunuh agar tim bisa sampai akhir permainan. Fokus farming di area golden lane sampai kaya raya, jangan buru-buru merantau dan pergi berperang terbuka. Semoga berhasil!

5. Moskow

Hero pertanian Marksman terbaru adalah Moskov, dibutuhkan mekanik yang sangat terampil untuk memainkan hero ini. Damage Moskov sangat kecil di awal permainan, hal ini dikarenakan hero ini sangat bergantung pada attack speed. Tanpa peralatan yang digunakan, Moskov hanya bisa bermain dengan sabar dan percaya diri.

Meski begitu, Moskov memiliki keunggulan dalam hal mengalahkan Minion. Pekerjaan ini akan selesai lebih cepat berkat serangan bas kemampuan pasifnya (Spear of Quiescence) dan Moskov akan menembus target, memberikan peningkatan kerusakan pada target di belakangnya.