Inilah 6 Perbedaan Receiver dengan Set Top Box

Inilah 6 Perbedaan Receiver dengan Set Top Box

Inilah 6 Perbedaan Receiver dengan Set Top Box – Semenjak satu tahun yang lalu tepatnya bulan Agustus 2021, pemerintah telah memulai program peralihan siaran sinyal TV analog ke sinyal TV digital. Dan pada bulan November 2022 nanti, diharapkan bahwa seluruh masyarakat sudah dapat menikmati siaran TV digital yang kualitasnya lebih bagus. Gambar lebih jernih dan tajam, tanpa adanya bitnik-bintik buram di layar.

Tetapi jika TV analog ingin menangkap sinyal TV digital, maka membutuhkan bantuan dari set top box. Lantas, apa sebenarnya yang membedakan set top box dengan receiver? Mana yang seharusnya lebih kita pilih? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, lebih baik langsung kalian simak saja ulasan dibawah.

 

Perbedaan Antara Receiver dan Set Top Box

Receiver yang dimaksud disini lebih sering disebut sebagai parabola. Seperti yang kita tahu kalau receiver parabola sudah digunakan sejak lama dan berbeda dengan set top box TV digital. Jika kalian masih bingung, kalian bisa memahami perbedaan keduanya yang ada dibawah ini:

 

  1. Penggunaan Antena

Untuk receiver, tentunya akan membutuhkan parabola agar bisa menangkap siaran TV. Sementara yang dibutuhkan set top box adalah antena TV. Set top box bisa menggunakan antena TV biasa baik itu antena indoor ataupun outdoor yang bisa mengangkap sinyal UHF dan VHF. Adapun antena yang khusus untuk TV digital. Sebenarnya penangkapan sinyalnya itu tergantung dari area masing-masing.

 

  1. Port

Receiver dan set top box juga menggunakan port kabel yang berbeda. Receiver parabola menggunakan port berulir, sementara untuk set top box TV digital menggunakan port Coaxial Male dan Female. Port pada set top box posisinya bersampingan.

Trending :  Cara Pasang Parabola Mini KVision Khusus Pemula

 

  1. Channel TV

Receiver parabola bisa menangkap channel dalam maupun luar negeri dalam jumlah ratusan, berbeda dengan set top box yang hanya bisa menangkap siaran TV dengan sinyal digital dari dalam negeri saja. Memang di beberapa set top box sudah tersedia fitur IPTV yang bisa untuk menayangkan siaran luar negeri, akan tetapi teknis nya jelas sekali berbeda dengan parabola karena menggunakan jaringan internet.

 

  1. Teknologi

Receiver parabola dan set top box juga menggunakan teknologi yang jelas berbeda. Teknologi yang digunakan receiver parabola yaitu DVB S2 (Digital Video Broadcasting Satellite 2). Sedangkan untuk teknologi yang digunaka set top box yakni DVB T (Digital Video Broadcasting Terrestrial). Khusus untuk Indonesia menggunakan DVB T2.

 

  1. Biaya Menonton

Seperti yang kita ketahui bahwa jika menonton TV menggunakan receiver parabola itu gratis. Tetapi jika kita ingin mengakses ke lebih banyak siaran dan berkualitas, maka kita harus berlangganan dan membayar perbulan nya. Sedangkan untuk set top box kalian tidak akan dipungut biaya apapun setiap bulannya. Jadi, kalian sama saja seperti menonton TV biasa, hanya saja sinyalnya yang berbeda.

 

  1. Harga Perangkat

Saat kalian menonton TV baik itu menggunakan receiver maupun set top box, maka sama-sama membutuhkan perangkat khusus. Untuk receiver parabola bisa kalian dapatkan dengan harga Rp 300 ribu sampai dengan Rp 800 ribu, sementara untuk set top box harga perangkatnya lebih murah. Saat ini kalian bisa mendapatkan set top box mulai dari Rp 160 riban sampai dengan Rp 300 ribuan.

Tentunya untuk set top box ada beberapa alat tambahan yang bisa kalian beli secara terpisah. Seperti kabel HDMI yang biasanya sekarang tidak langsung tersedia di paket pembelian set top box. HDMI bisa kalian gunakan di TV LCD maupun LED dengan tampilan resolusi yang baik. Dan untuk menangkap jaringan Wifi, kalian juga harus membeli dongle Wifi tambahan yang harganya relatif murah.

Trending :  Cara Aktivasi Nex Parabola Via Whatsapp

 

5 Rekomendasi Set Top Box TV Digital

Sekarang ini sudah banyak merk set top box yang dijual dipasaran dan telah sesuai dengan SNI. Jadi, pastikan kalian mendapatkan set top box yang terbaik. Berikut adalah 5 rekomendasi set top box yang bisa kalian pilih:

 

  1. Advance Set Top Box TV Digital

Meskipun set top box ini berasal dari Tionghoa, tapi set top box ini sudah sesuai dengan SNI. Set top box ini mempunyai ukuran yang cukup kecil yakni hanya 12 x 6.4 x 2.9 cm dan bobotnya hanya 800 gram saja. Kemampuan dari set top box ini yaitu bisa menangkap sinyal digital yang kuat.

Harga dari Advance Set Top Box TV Digital sebesar Rp 192 ribuan dan sudah bisa menghasilkan resolusi gambar yang paling rendah 480p dan yang paling tinggi 1080p. Untuk mengakses YouTube, kalian perlu memasangkan dongle Wi-Fi. Disini tersedia 11 bahasa yang bisa kalian gunakan, antara lain Bahasa  Indonesia, Inggris, Rusia, Ceko, Prancis, Jerman, Italia, Vietnam, Thailand, dan lain-lain.

 

  1. Akari ADS-2230 STB DVB-T2

Set top box Akari Akari ADS-2230 STB DVB-T2 ini bisa kalian pasangkan pada TV tabung, LED dan LCD. Set top box Akari ini mempunyai ukuran yang cukup ringkas yaitu 20.9 x 16.2 x 5.6 cm dengan bobot hanya 212 gram. Untuk konsumsi dayanya yaitu 5 Watt yang terbilang hemat. Untuk mendapatkan Akari ADS-2230 STB DVB-T2 ini kalian perlu merogoh kocek sebesar Rp 325 ribuan.

Fitur dari Akari ADS-2230 STB DVB-T2 sangat lengkap, yang termasuk Early Warning System atau peringatan bencana dini. Kalian bisa juga memutar dokumen audio dan video melalui port USB. Untuk kapasitas penyimpanan set top box ini mencapai 999 program. Tak hanya itu saja, set top box ini juga sudah bisa merekam acara TV favorit kalian menggunakan fitur yang bernama PVR (Personal Video Recorder).

Trending :  Kelebihan Dan Kekurangan Nex Parabola

 

  1. POLYTRON DVB-T2 PDV 600T2

Jika kalian lebih menyukai produk buatan lokal, maka pilihannya cukup banyak dan kualitasnya tidak kalah. Salah satu contohnya yaitu POLYTRON DVB-T2 PDV 600T2. Set top box POLYTRON DVB-T2 PDV 600T2 ini dibandrol dengan harga Rp 259 ribuan. Set top box ini dikenal karena kemampuan penangkapan sinyalnya yang kuat dan mampu menampilkan gambar yang super jernih. Untuk fitur-fitur nya juga sangat lengkap.

 

  1. Luby Set Top Box DVB T2-01

Luby Set Top Box DVB T2-01 ini juga mempunyai fitur-fitur yang lengkap, termasuk EWS dan PVR. Untuk ketersediaan aplikasinya bukan hanya Youtube saja, tapi TikTok juga bisa. Tentunya ini cocok sekali untuk kalian yang kekinian dan suka menonton video-video TikTok. Harga dari Luby Set Top Box DVB T2-01 ini hanya Rp 199 ribuan. Dengan menggunakan prosesor Sunplus 1509C, resolusi terendahnya adalah 576p dan yang paling tinggi 1080p.

 

  1. Advan Digipro STB DVB T2

Bagi kalian yang suka memperhatikan tampilan dari set top box. Maka kalian bisa memilih Advan Digipro STB DVB T2 karena tampilan nya yang modern. Advan Digipro STB DVB T2 ini dibanderol dengan harga Rp 185 ribuan. Produk buatan lokal ini sangat simple karena keseluruhan perangkatnya berwarna hitam dan modelnya yang sangat simple. Untuk ukuran nya sendiri juga ringkas yakni 12 x 7 x 3 cm dengan bobot yang hanya 250 gram saja.

Set top box ini sudah mampu menampilkan gambar dengan resolusi 480p hingga 1080p. Sudah ada 1 port USB yang bisa digunakan untuk dongle Wifi dan mengakses Youtube. Set top box juga merupakan produk resmi, sehingga akan mendapatkan buku panduan serta garansi selama 1 tahun.

 

Akhir Kata

Dan itulah tadi perbedaan receiver dengan set top box yang sudah Teknowarta sampaikan. Adapun juga rekomendasi set top box TV digital yang bisa kalian jadikan patokan lengkap dengan hargannya. Semoga informasi yang telah Teknowarta sampaikan ini dapat membantu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.