Apa Itu Idle Detection Pada Google Chrome

Apa Itu Idle Detection Pada Google Chrome

Apa Itu Idle Detection Pada Google Chrome – Di versi terbaru Google Chrome, kamu akan menemukan fitur yang disebut dengan Deteksi Idle. Inilah semua yang perlu kamu ketahui tentang fitur itu.

API Deteksi Idle Chrome sudah banyak yang mengetahuinya sejak pertama kali dirilis. Beberapa orang mungkin menyebutnya sebagai sebuah pelanggaran privasi fisik, sedangkan beberapa orang berpendapat bahwa fitur ini ideal untuk aplikasi web tertentu saja.

Idle Detection API awalnya diuji cobakan ke Chrome 84 sampai 86, setelah itu dihentikan sampai Chrome 93. Fitur ini sudah menjadi bagian dari Chrome itu semdiri, dan diikut sertakan pada pembaruan yang stabil pada browser. Inilah semua yang perlu kamu ketahui tentang fitur itu.

Apa itu API Deteksi Idle Chrome

API Deteksi Idle Google Chrome akan memberi tahu pengembang web ketika pengguna sedang menganggur. Misalnya, API akan mengirimkan notifikasi ke developer ketika:

  • Tidak ada interaksi antara layar, mouse atau juga keyboard.
  • Screensaver yang diaktifkan.
  • Layar terkunci, atau ketika pengguna berpindah ke layar lain.

Sederhananya, Idle Detection API akan memberi tahu kepada pengembang ketika kamu tidak lagi melakukan interaksi dengan layar. Ini akan terdeteksi saat pengguna sedang menganggur, yang akan menimbulkan sejumlah masalah privasi.

Jika kamu memakai Chrome 94 atau yang lebih baru, Idle Detection API mungkin aktif secara default. Jika tidak, kamu bisa mengubah setelan ini dengan cepat.

Pengembang juga harus menentukan ambang batas dari pemicu notifikasi. Google sudah menyarankan beberapa kasus penggunaan Idle Detection API, termasuk:

  • Aplikasi kios publik, seperti di museum. API bisa secara otomatis kembali ke tampilan “beranda” ketika tidak ada orang yang melakukan interaksi dengan aplikasi.
  • Platform jejaring sosial dan aplikasi obrolan juga bisa memakai ini untuk memberi tahu pengguna kapan kontak akan tersedia atau tidak.
  • Aplikasi yang melakukan penghitungan kompleks biasanya akan memanfaatkan API untuk membatasi penghitungan pada kejadian yang mana pengguna sedang aktif dan melakukan interaksi dengan perangkat.

Jika kamu khawatir tentang privasi dan tidak ingin situs web mengetahui kapan kamu melakukan interaksi dengan perangkat atau tidak, kamu bisa mematikan Deteksi Idle pada browser kamu.

Cara Mematikan API Deteksi Idle di Chrome

Jika kamu ingin mematikan Deteksi Idle di Chrome, berikut langkah langkahnya.

1) Pastikan Kamu Menjalankan Chrome 94

Langkah pertama yaitu memeriksa apakah menggunakan Chrome 94 atau versi lebih baru. Klik tiga titik vertikal di sebelah kanan atas, di samping gambar profil kamu, dan klik Help. Kemudian, klik About Google Chrome.

2) Arahkan ke Deteksi Menganggur dan Matikan

Selanjutnya yaitu menavigasi ke deteksi idle. Cukup copy dan paste “chrome://settings/content/idleDetection” ke alamat. Kemudian kamu bisa memutuskan perilaku default untuk sepenuhnya non-aktifkan Deteksi Idle.

3) Mengatur Perilaku yang Disesuaikan

Jika kamu ingin situs web tertentu mengetahui kamu sedang memakai perangkat secara aktif, kamu juga bisa menambahkan situs tertentu. Dan juga, jika kamu ingin memblokir situs web tertentu supaya mereka tidak mengetahui kapan perangkat kamu tidak dipakai, kamu juga bisa menambahnya di sini.

Potensi Dampak Deteksi Idle Chrome pada Privasi

Terlepas dari kenyataan bahwa Google sudah mengurangi kasus pemakaian Idle Detection API, tidak semua tanggapan positif. Banyak pesaing, seperti Mozilla dan Apple, sudah menguraikan reservasi mereka.

Mozilla menyebutnya sebagai sebuah peluang untuk “kapitalisme pengawasan”. Dan pada platform lain seperti Facebook yang secara aktif melakukan pelacakkan pengguna, banyak orang yang percaya ini merupakan cara Google untuk lebih jauh menyerang privasi fisik dari pengguna. Itulah alasan mengapa Mozilla memberi label API “berbahaya”.

Ryosuke Niwa, seorang insinyur dari Apple yang juga merupakan anggota dari tim Arsitektur WebKit mereka, menyatakan terdapat masalah pada sidik jari yang jelas. Ryosuke juga melanjutkan dengan menyoroti API ini akan memungkinkan situs web untuk mengetahui kapan pengguna sedang berada di dekat perangkat mereka atau tidak.

Ini bisa membuat pintu terbuka untuk aktivitas yang mempunyai potensi berbahaya, seperti penambangan cryptocurrency di komputer pengguna ketika mereka sedang tidak ada. Tetapi, API sudah mendapatkan dukungan positif dari pengembang di Slack dan Google Chat. API akan memungkinkan aplikasi web untuk mengonsumsi daya yang lebih sedikit ketika mendeteksi mereka sedang tidak dipakai.

Perhatikan Privasi Online

Privasi kamu berada di tangan kamu sendiri. Jadi pastikan kamu melakukan peninjauan pengaturan privasi kamu dari waktu ke waktu, dan memahami izin yang diberikan kepada situs web.

Kebanyakan orang percaya “mode penyamaran” merupakan cara terbaik untuk menjelajahi web memakai Chrome. Tetapi, itu juga tidak sepenuhnya aman.

Kata Penutup

Demikian yang teknowarta sampaikan tentang Apa Itu Idle Detection Pada Google Chrome, sekian dan terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published.