Aplikasi Hacker Paling Populer Untuk Peretasan

Jika Anda sudah lama bergelut dengan dunia teknologi informasi dan keamanan siber, Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah hacking dan hacking.

Singkatnya, hacker adalah orang yang membobol sistem komputer orang lain tanpa seizin pemiliknya. Istilah hacker biasanya berkonotasi negatif.

Tapi sebenarnya ada peretas etis di luar sana yang membantu perusahaan menemukan kelemahan situs web mereka, lho, teman emas!

Tidak ada salahnya juga untuk berhati-hati dalam melindungi website atau server Anda dari ancaman hacker.

Anda tidak ingin menjadi mangsa peretas topi hitam yang sangat berbahaya, bukan?

Sekarang di artikel ini, kita akan membahas beberapa aplikasi hacker yang paling umum digunakan untuk meretas situs web.

Ayo mulai!

1. Akunetix

Faktanya, Acunetix adalah aplikasi keamanan siber yang digunakan untuk memindai keamanan aplikasi web secara akurat.

Aplikasi ini mendeteksi kerentanan keamanan di Javascript, HTML5, dan kode lainnya untuk menemukan kerentanan keamanan yang ada di sistem Anda.

Acunetix biasanya digunakan oleh peretas etis untuk tetap selangkah lebih maju dari peretas jahat.

2. HackCode

Nah, jika Anda ingin menjalankan tes pada sistem operasi Google seperti Android. Aplikasi hacker ini memiliki banyak fitur yang dapat membantu Anda menemukan kerentanan di sistem Android.

TRENDING :  5  Rekomendasi Aplikasi Edit Video

Beberapa fitur yang ada seperti Google Hacking, SQL Injection, MySQL Server, WhoIs, DNS

Pencarian, DNS-Dif, Umpan RSS Keamanan, Eksploitasi, dan lainnya.

Kabar baiknya adalah bahwa Hackode dapat digunakan oleh pemula dan profesional karena keserbagunaan dan keserbagunaannya. Bagi Anda yang baru belajar meretas, aplikasi ini sangat cocok!

3. Lucky Patcher

Jika Anda sedang mencari aplikasi jailbreak berbasis Android, Lucky Patcher mungkin bisa menjadi pilihan yang tepat. Aplikasi ini biasa digunakan untuk membuat aplikasi berbayar menjadi gratis.

Selain itu, aplikasi hacker ini juga banyak digunakan untuk membuat file aplikasi baru untuk membuat iklan phising dan untuk menghapus iklan yang ada di dalam aplikasi.

Untuk dapat menggunakan aplikasi Lucky Patcher, tentunya Anda harus memiliki akses root ke sistem smartphone Anda.

4. Netspacker

Sebenarnya Netsparker adalah layanan pemindai keamanan yang membantu pengembang web menemukan kelemahan keamanan pada sebuah situs web.

Sayangnya, layanan ini sering digunakan oleh peretas untuk membobol situs web dengan keamanan yang buruk.

Netsparker dikenal sebagai aplikasi hacker yang sangat berguna karena dapat memeriksa kesalahan pada sebuah website.

Selain itu, Netsparker juga menawarkan versi gratis yang dapat digunakan untuk menganalisis beberapa situs web.

Dengan fitur ini, peretas dapat dengan mudah mengidentifikasi kerentanan dan meretas situs Anda.

5. Termux

Termux adalah aplikasi Android yang bertindak sebagai emulator terminal untuk sistem operasi Debian berbasis Linux.

TRENDING :  Aplikasi Tempo Pengantin Viral di Tiktok

Fungsi utama dari aplikasi ini adalah untuk memasukkan, melihat dan mencetak data di sistem operasi Linux langsung dari perangkat Android Anda.

Termux memungkinkan peretas untuk menjalankan bahasa pemrograman seperti Python, Perl, Ruby dan menggunakan klien SSH tanpa akses root.

Termux dapat digunakan untuk meretas jaringan Wi-Fi, mempercepat koneksi internet, dan meningkatkan stabilitas jaringan internet smartphone Anda.

6. Traceroute NG

Dengan perangkat lunak ini, Anda dapat menganalisis jalur jaringan, mengidentifikasi alamat IP, nama host, dan paket yang hilang melalui antarmuka baris perintah.

Dengan Traceroute, Anda dapat menganalisis jalur jaringan dan koneksi dari satu sistem ke sistem lainnya. Biasanya software ini digunakan untuk mendiagnosa jaringan.

Selain itu, software ini juga dapat digunakan untuk menggunakan header paket IP yang dikenal dengan TTL atau Time-to-Leave.